Tuesday, August 07, 2007

Khalif Abyaz Nararya

Menunggu … menantikan saat-saat lahirnya sang Khalif yah, buah hati yang telah berbulan kami rindukan hadirnya …
Malaikat kecil yang kami harapkan akan menambah sempurna pernikahan yang bahagia ini .. bayi mungil, yang akan memberi kegembiraan dan keceriaan di tempat kecil dimana kami bernaung …

Tak sabar rasanya, ingin melihatnya untuk yang pertama kali … merasakan sentuhannnya .. mendengarkan tangis-nya .. menikmati setiap gerik dan tanda yang ia sampaikan …. J

Tak henti rasa syukur aku panjatkan pada Nya. Karena Ia-lah yang mengijinkan keajaiban ini tumbuh dan hidup dalam rahim-ku ..
Merasakan setiap gerakannya, setiap tendangan dan tonjokan nya adalah kenikmatan tersendiri .. ada sensasi .. ada bangga .. ada bahagia merasuk dada karena lewat si kecil dalam perutku inilah aku merasa dan kian merasa akulah wanita seutuhnya .. wanita sempurna yang mampu memberikan sumbangan seorang mahluk penyambung kehidupan di dunia ..

Padahal, kalau dipikir-pikir .. Khalif belumlah lahir juga, rupanya ia masih betah menikmati hidup dalam hangatnya rahimku .. namun ntah kenapa kehadirannya semakin hari terasa semakin nyata .. aku seakan bisa melihat nya .. sudah bisa menggendongnya .. dan membuainya dalam pelukku .. melihat keajaiban kecil itu lelap dalam tidur .. menikmati lembutnya hembusan nafas-nya .. dan memandang damai dalam wajah mungilnya … J sungguh .. ajaib ..

Kalau sudah begini, aku jadi merasa Tuhan terlampau baik pada ku .. merasa begitu dimanja oleh –Nya ..padahal aku cuma mahluk biasa terlampau biasa bahkan .. aku yang kadang lalai dan ingkar terhadap Nya ..tapi tetap saja .. Tuhan seakan tak jera memberiku anugrah dan hadiah (Terimakasih ya ..Allah..)

Seorang suami yang istimewa … yang mau mengerti dan tak sulit untuk dipahami .. yang memberikan cintanya dengan segenap hati ..
Sahabat yang menyenangkan untuk diajak bicara dan berdebat tentang apa saja .. pelindung yang selalu membuatku merasa aman (dan nyaman ) ketika berada dalam naungannya .. teman yang selalu siap sedia berbagi dan mengurai mimpi … patner yang kompak dan satu visi dalam merangkai masa depan bersama sekaligus kekasih yang hangat yang selalu melimpahi ku dengan sayang,cinta dan gairah yang meluap-luap …
Kehidupan rumah tangga yang penuh kejutan dan petualangan …
Hingga kini pun rasanya seperti mimpi .. tak percaya Tuhan benar-benar memberi aku hadiah sosok yang satu ini … setelah berderet kesalahan yang kubuat dengan pria-pria sebelumnya ..

Lalu .. belum juga aku puas (dan pasti takkan pernah puas) mereguk nikmatnya, Tuhan sudah memberiku satu lagi anugrah istimewa … malaikat kecil yang kini sedang tumbuh … dan berkembang dalam rahimku … yang kini tengah menendang dan menggapai … menunjukkan eksistensi nya .. menunjukkan kalau dia ada … menuntut untuk dicintai dan dilindungi … menanti untuk dilahirkan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga kecil kami yang luar biasa ini ..

Jadi .. Khalif.. harapan ibu…, lahirlah dengan selamat ya nak …. Jangan ada sesuatu pun terjadi atas mu … lahirlah dengan sempurna … bawalah semua kebaikan dan kebahagiaan dari surga … tebarkan semua itu pada ayah, ibu kakek dan nenek Bandung, mbah kakung dan mbah putri di Jogja, juga semua orang dan kerabat di sekitar mu .. orang-orang yang ayah dan ibumu cintai … Buat mereka bangga ya nak … buat mereka bahagia oleh hadirmu … Buat bangsa ini lebih baik karena punya satu putra seperti mu … Buat Tuhan mu tak kan pernah memurkai telah menitipkan mu pada Ayah dan Ibu ….

Lahirlah dengan selamat ya nak …. Lahirlah dengan sehat … dan tolong ijinkan Ayah dan ibu mu turut menjadi saksi dan mendampingimu di dunia .. mengasuhmu dan melihatmu jadi salah satu putra yang akan menjadi kebanggaan negeri tercinta ini … Amien ..


Jakarta. 20 Desember 2006
Dengan sepenuh cinta
Ibu

No comments: